Follow me on twitter :)

Showing posts with label quotes. Show all posts
Showing posts with label quotes. Show all posts

Wednesday, August 8, 2012

163. The result

Assalamualaikum,



"Man Jadda Wajadda". That is what Allah has told his subjects. We are the one who changes our own fate and those who try and seek changes will be granted by Allah. Allah never leave his servants alone and that is the use of the du'a.

I reckon that to make changes, one have to try and work on it, not only with hope and dream. The result will be given based on how much you put in your effort for what you want. So, I believe that to get what I got now is what I deserved. That is because it is a prove that my effort is not yet enough to fulfill the requirement of what I want.

Sometimes, it would be best to "remember what we deserve and forget what we want". This quote is not only suitable if we deserve something better that what we want but also vice versa. So, why not try it out what is in front of us because Allah will surely give the best for his servants. All we have to do is trust and have faith in Allah's decision.

Wallahualam.

Monday, June 25, 2012

162. Quotes #7


160. Quotes #6


159. Mekanisme Hati

Assalamualikum,

Hati bukan hanya sekadar organ dalam tubuh manusia. Tetapi hati itu merupakan tempat lahirnya perasaan seperti receptor walaupun tanpa disentuh secara fizikal seperti anggota zahir manusia yang lain.

Di situlah tempat munculnya perasaan seperti marah, sedih, suka, gembira, kecewa, cemburu, iri hati, dengki, cinta, rindu dan sebagainya.

Namun, perasaan yang paling ditakuti oleh manusia adalah 'sedih'. Perasaan ini adalah ancaman utama kepada manusia kerana kesedihan akan membawa kepada kemurungan dan pelbagai perasaan negatif yang lain.

Perasaan 'sedih' itu seringkali menipu manusia yang sedang kecewa ataupun putus asa. Kesedihan menarik manusia hanyut ke dalam arus yang menelan kewarasan akal seorang insan. Perasaan ini membuatkan manusia kian leka melayan kesedihan sehingga terlupa akan perjalanan hidupnya yang belum tamat. 

Masa tidak akan terhenti kerana kesedihan kita, bahkan akan terus bergerak pantas meninggalkan sesiapa yang terleka. Kesedihan bukanlah petanda bahawa dunia atau hidup akan berakhir. Sedih sama seperti perasaan lain yang menjadi bahan perencah dalam kehidupan kita agar hidup seseorang itu tidak hanya monotonous atau predictable.

Inspired from... 

" Dan hari memang berjalan lebih cepat setelah pelbagai kesedihan yang menimpa. Sudah begitu kudratnya. Masalahnya orang lebih banyak terkongkong oleh perasaan. Perasaan yang menipu hakikat waktu." 
Tere-Liye, dipetik dari Novel "Hafalan Solat Delisa"

Oleh yang demikian, banyak yang perlu kita lakukan untuk memperbaiki diri sendiri agar tidak tenggelam dalam lautan perasaan. 

DELETE semua file kebencian...
INSTALL anti-virus egonisme...
RESTART kehidupan dengan kasih...
REFRESH peribadimu...
DOWNLOAD kesabaran...
UPLOAD tingkah laku yang benar...
Jangan UNDO pengalaman buruk...
COPY & PASTE semua pengajaran & ilmu yang baik...
Jangan TURN OFF selagi mampu untuk hidup...

158. Quotes #5


Friday, March 30, 2012

146. I don't care

Assalamualaikum,

"No matter what you do, or say, some people will approve, and others will not. You have the freedom to decide which people you will be with. If you choose to be with those who judge you, you may feel like a weed in a garden, constantly feeling as though you need to defend yourself and your way of being.

You can choose instead to be okay with being judged, knowing that you’re just being who you are, and that others are free to feel what they like about that. They may be judging you by their standards, but you are living by your own standards. You can also choose to be with those people who do not judge you, but rather appreciate you for who you are. You can then feel freer, and more relaxed about being real, being who you really are. You’ll see that you weren’t a weed, but rather just a flower in the wrong garden."

Monday, March 26, 2012

144. Belajar

Assalamualaikum,

Wanita adalah

1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup...
2. Orang yang akan melahirkan anak-anakmu, walau dengan penuh rasa sakit...
3. Orang yang merawatmu sampai tua...
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kau sakit...
5. Orang yang akan selalu menyokong walau kau gagal berpuluh-puluh bahkan beratus kali...
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan dia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kau menyakitinya, dia tetap berada di sampingmu...

Pria adalah

1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu...
2. Orang yang berkorban untukmu...
3. Orang yang menafkahimu...
4. Orang yang merawatmu pada saat kau sakit...
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih...
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia...

Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain, dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak...

Hidup itu singkat...Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran... Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu, dan mengisi hari kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya... Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti... Walaupun banyak hal, dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui, bahkan terkadang enggan untuk melaluinya...

Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju...
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yang ada...
Melihat ke sisi : semangat kebersamaan...
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga...
Melihat ke dalam : untuk instropeksi...
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik...

Dari air kita belajar ketenangan...
Dari batu kita belajar ketegaran...
Dari tanah kita belajar kehidupan...
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri...
Dari padi kita belajar rendah hati...
Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna...kerana tidak ada orang yang sempurna...

Tuesday, March 6, 2012

141. My Prayer

Assalamualaikum,

here, I have a story that was shared by one of my friends, and here goes the story...

A woman said: 
"while I was praying, my little daughter came to me and called me over and over again, but I didn't answer her of course because I was performing Solat."

Her 6 years old brother came to her and told that little girl: "Shame on you!! How can you interrupt their dialogue!! Don’t you see that mom is talking to Allah!!”

When I heard these words coming from my little son, I got chills throughout my body, I felt humiliation and shame of myself because I was unaware of the greatness of the One... and I am actually standing between His Hands! I was in the presence of the Creator of the heaven and the earth, talking to Him and yet I was rushing through my Solat.

The words of my little son moved me so much that I remembered them every time I made Takbeer to perform Solat!

Subhan Allah!!!.... The One who sends wise messages through children to remind the adults...

weehee~~~ nice right...may we can also get touched b those words..."selamat beramal" :)

Sunday, February 19, 2012

140. Pengajaran Cinta

Assalamualaikum...

Adatlah kan dalam hubungan gaduh-gaduk sikit...gigi pun kadang-kadang tergigit lidah walaupun dah bertahun-tahun hidup sama-sama, buat kerja sama-sama...

tapi apa yang oenting adalah apa yang kita dapat ambil daripada setiap pergaduhan tu...sama juga dengan kes cinta...

ada sesetengah orang kata gaduh tu tanda mesra...tapi kalau dah melampau sangat, pasti ada yang tak kena...jadi, refleks diri sendiri dan cari punca...

baru-baru ni, abang saya ada konflik dalam hubungan dia...tapi dia positif, dapatlah sedar pengajaran yang boleh diambil...

contohnya:

"...dalam hubungan kena ada toleransi, kena trima kekurangan, eksploit kekurangan untuk jadi ssesuatu yang membuatkan kita terkait dengan si dia..."

"...when we get hold to one person, we completely feel lost when we lose him or her...so, just be loyal but at the same time give space for others too..."

biasalah, orang gaduh, lahir pun bukan dari rahim yang sama, hidup pun bukan dari kecil sama-sama...alangkan adik beradik sama rahim pun bertikam lidah jugak...

tak dinafikan, saya pun gaduh juga dalam hubungan...tapi Alhamdulillah saya dapat seorang yang sangat memahami dan bersabar dengan kerenah saya yang baran ni...tapi mungkin juga sebab saya dah bagi amaran pada dia tentang apa yang saya mungkin buat...hehe

tapi sepanjang saya gaduh dengan dia, saya pun belajar banyak benda...dia banyak sedarkan saya apa yang kita tidak sedar...

contohnya:

1. saya selalu cakap kalau tak sesuai buat apa bersama...kena lah berpisah sebelum terlambat, sebelum hubungan menjadi rasmi...untuk hubungan berjalan lancar, perlu cari seseorang yang sangat memahami satu sama lain...sebelum melangkah lebih dekat pada ikatan, perlu pastikan pasangan sangat memahami satu sama lain...

tapi dia cakap, orang yang kahwin atas pilihan keluarga macam mana? diorang faham ke satu sama lain sebelum kahwin? tak pun kan...tapi still dapat hidup bahagia sampai dapat zuriat...sebab yang penting adalah macam mana kita nak cuba fahami si dia...hehe, baru lah saya tersedar...lagipun, kita yang pilih jalan yang akan kita ambil...

2. kalau kami berselisih faham, saya suka cakap pada dia, gaduh waktu tu jugak...biarlah macam mana teruk pun masing-masing melepaskan geram, tapi kalau perhatikan betul-betul, bila gaduh pada waktu tu juga, pergaduhan tu tidak akan kekal lama...kejap je dah reda semula...sebab takde perasaan terpendam...perasaan marah tu takkan dibawa untuk salah faham seetrusnya dan kemudiannya...

3. dia selalu ingatkan saya, kadang-kadang manusia boleh tahu perasaan seseorang...tapi kalau tak dapat tengok muka, hanya berdasarkan suara, perasaan itu tak jelas untuk diafsirkan...sebab tu, dia selalu mintak kalau saya berubah mood dan rasa tak selesa, saya perlu luahkan apa yang mengganggu fikiran saya...bukan hanya simpan sendiri dan menganggap perasaan tidak selesa itu akan hilang...kerana ia akan muncul semula, pasti!! huhu

jadi, konklusinya, dalam hubungan memerlukan kedua-dua belah pihak untuk meletakkan komitmen dalam membahagiakan dan meneruskan hubungan tu....bukan hanya terletak pada lelaki atau perempuan sahaja...

AdiOS!!!

>>> saranghae!!! (pandai2 lah sedar diri)

139. Kesempatan vs. Pilihan

Asssalamualaikum,

Kesempatan adalah peluang yang diperolehi seseorang, manakala pilihan adalah keputusan yang diambil oleh seseorang…

Dalam situasi bertemu seseorang dan berkenalan lantas mencintainya, terdapat kesempatan yang membawa kepada pilihan…

Bertemu dengan seseorang adalah kesempatan,

Mencintai orang itu adalah pilihan…

Ketika kita bertemu dengan seseorang, merasakan dia adalah orang yang tepat untuk dicintai, bertemu di tempat yang tepat serta pada masa yang tepat, itu adalah kesempatan…

Bertemu dalam sesuatu peristiwa atau kejadian bukanlah pilihan, tetapi kesempatan…

Ianya adalah kesempatan kerana itu adalah percaturan takdir yang telah Allah tentukan…

Tetapi, ketika bertemu dengan seseorang itu dan membuatmu tertarik, memilih untuk mencintainya walaupun terdapat ramai pilihan lain, itu bukan kesempatan, itu pilihan…

Kita memutuskan untuk mencintai seseorang walaupun dengan segala kekurangan yang dia miliki, itu bukanlah kesempatan tetapi pilihan…

Apabila kita secara sedar memilih untuk sentiasa bersama dengan seseorang walau apa pun terjadi, atau apa pun pengorbanannya, itulah pilihan…

Ketika menyedari bahawa ramai lagi orang yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya, lebih segala-galanya daripada orang yang disukai, dan tetap memilih untuk mencintainya tanpa melihat setiap perbandingan tersebut itu adalah pilihan…

Perasaan cinta, sayang, suka atau benci, marah, atau simpati, tertarik, kasihan, datang seperti kesempatan kepada kita namun kita yang memilih untuk memiliki perasaan cinta terhadapnya, itu lah pilihan…pilihan yang kita lakukan…

Terdapat satu kata-kata yang tepat dengan perbicaraan cinta:

“…nasib membawa kita bersama tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil…”

Cinta sejati itu wujud dan pasti ada…pasti ada seseorang yang sememangnya tercipta untuk kita…

Kita mungkin mendapat kesempatan bertemu pasangan jiwa kita..tetapi itu adalah pilihan yang kita lakukan untuk mencintainya dan tetap berada di sampingnya…

Cinta…bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai, tetapi untuk belajar mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna…



While you are reading and someone appears in your mind, then You Are In Love With That Person…



Walau apa pun yang berlaku, takdir yang Allah tetapkan tidak pernah tertukar, percaya lah pada-Nya yang menguruskan kehidupan kita…

Friday, February 3, 2012

137. keRENDAHan HATI

Assalamualaikum,

•♥*ღ☆ღ*♥*ღ☆ღ*♥•

Hatiku ...jujurlah...
Kalau engkau tak sanggup menjadi cemara yang kukuh di puncak bukit ...
jadilah saja belukar yang teguh di tepi jurang...
Belukar itu senantiasa istiqamah dalam perjuangannya untuk hidup.
Ia belajar dari kesehariannya untuk mendewasakan batangnya,
batangnya yang menyanggahnya untuk tidak masuk ke dalam jurang...

Hatiku...ketahuilah!!!
Ternyata untuk menjadi belukar saja itu tidak mudah!!!
Belukar harus ikhlas agar ia tak iri pada cemara...
Belukar harus tawadhu agar ia tak sombong pada rumput...
Belukar tetap belukar sampai ia bisa berjumpa dengan Penciptanya...

Kalau engkau tak sanggup jadi belukar...jadilah saja rumput,
tetapi rumput yang senantiasa memperkuat pinggiran jalan...
Kalau engkau tak sanggup menjadi langit...jadilah saja bumi,
tetapi bumi yang setia dan ikhlas untuk dipijaki oleh setiap manusia.
Tidak semua insan sanggup berbuat seperti pengemis yang tawadhu',...
izzah'nya tinggi walau orang lain merendahkannya...
karena ia mempunyai HATI sehingga dekat dengan sang Rabbi...

♫•*¨*•.¸¸ï·²¸¸.•*¨*•♫♥::♥::♥ hamba ï·²♥::♥::♥♫•*¨*•.¸¸ï·²¸¸.•*¨*•♫                            *noted: shared

*♥* بِسْـــــــــــــمِ اللهِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْـــــمِ *♥*

Rasulullah S.A.W bersabda,

"Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian rendah hati hingga tidak ada seorang pun yang berbuat jahat atas yang lain dan tidak berbangga satu orang atas yang lain." (HR Abu Daud).

Allah memberikan jaminan kepada orang-orang yang rendah hati untuk mengangkat darjatnya, meneguhkan posisinya, meningkatkan kedudukannya. Ini semua tak lebih kerana dalam rendah hati itu ada kasih yang bergelora pada orang lain, ada cinta yang membahana pada mereka sehingga dia beranggapan bahwa tidaklah pantas dirinya menganggap orang lain lebih tidak berharga, lebih rendah, dan tak bermakna.

Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda,

"Tidaklah ada dalam tawadhu itu kecuali akan mengangkat darjat seorang hamba. Maka, rendah hatilah nescaya Allah akan mengangkat darjat kalian." (HR Ad-Dailami).

"Barang siapa rendah hati karena Allah, Allah akan angkat (kedudukannya)." (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

"Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kamu semua kepada Adam', lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata, 'Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah'?" (Al-Isra 17: 61).

Rendah hati adalah mahkota orang-orang soleh..hiasan diri kaum mukmin sejati. Rendah hati adalah ubat yang menyembuhkan kesombongan dan mematikan keangkuhan, mengerdilkan ketakaburan.Tak banyak orang yang mampu berlaku rendah hati kerana ia memang sifat mulia yang hanya bisa dimiliki oleh orang-orang mulia, ia sikap terhormat yang hanya pantas disandang pada bahu orang-orang terhormat...

              (¯`v´¯)(¯`v´¯)`•.¸AAMIIN¸.•`( ¯`v´¯)(¯`v´ ¯)
              `•.¸.•`.`•.¸.•`_SUBHANALLAH_`•.¸.•`.`•.¸.•`
               (¯`v´¯).•♥•.¸.•*¨).••♥•♥••.(¸. •´.•♥•.(¯`v´¯)
                 `•.¸.•`_¶**¶___________¶**¶_ __`•.¸.•`
                       *¶*____*¶*____*¶*____*¶*
                    *¶*________*¶*¶*________*¶*
                 *¶*___________*___________*¶*
                 *¶*_______________________*¶*
                  *¶*_______ اﷲ____ اﷲ______*¶*
                    *¶*_________________ ___*¶*
                     *¶*________________ _ _*¶*
                        *¶*_____*____*_____ *¶*
                           *¶*_____________* ¶ *
                               *¶*_________*¶*
                                  *¶*_____*¶*
                                       *¶_*¶*
                                          *¶
♥•*¨*•♥•*¨*•♫♥•**•♥♫•*¨*•♥•*¨*•♥

Silalah Kunjungi Blog "BDMCS" Bidadari Dunia Mencari Cinta Sejati-Nya.

136. Wanita

Assalamualaikum,

(¯`*•.¸♥ Pesan Untuk Wanita, Diriku ♥¸.•*´¯)

"Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki."

Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan:

"perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik"

Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristighfar memohon keampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Luh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari redha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu.

Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.

Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu kerana dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku kerana-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.

Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah.

Yang dicari walau bukan putera raja, biarlah putera Agama.
Yang diimpi, biarlah tak punya rupa, asal sedap dipandang mata.
Yang dinilai, bukan hanya sempurna sifat jasmani, tetapi sihat rohani dan hati.
Yang diharap, bukan jihad pada semangat, asal perjuangannya ada matlamat.
Yang datang, tak perlu rijal yang gemilang, kerana diri ini serikandi dengan silam yang kelam.
Yang dinanti, bukan lamaran dengan permata, cukuplah akad dan janji setia.
Dan yang akan terjadi, andai tak sama dgn kehendak hati, insyaAllah ku redha ketetapan Illahi..

Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian.. semoga redha Allah akan sentiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.

Amiin... :)

Tuesday, December 27, 2011

129. Finding Resolution

assalamualaikum,

here is my facebook status recently :
"kadang2 di saat hati mula ragu, ada keyakinan datang menyelinap dalam diri...begitu juga ketika hati mula yakin, ada cubaan dan dugaan datang mencabar..."

acutally, I have been in this relationship with someone for only about 3 months...well, today, it is exactly 3 months but the real basis of our relationship is actually much longer than that..hehe...(feeling satisfied)

however, lately I have been disturbed by an issue that makes my heart become emotionally unstable...
and the only issue that would arise is about the hukum for being in relationship (of course)...there are so many ideas and arguments about it...I agree to the opinion that we should refer to more than one source, but this matter seems like there will be no definite resolution...just like the earth, it keeps going round and round without an end to the route...(and I am feeling frustrated already)

so, due to this error in the programming of my soul, I frequently doubted what is right and what is wrong...when I try to do things according to the arguments from side A, I will start to objectively agreeing to the arguments from side B...and vice versa...hence, this has affected my emotion and sometimes, (I think most of the time..he would think so too) I will be very uncomfortable that I started to treat him coldly...as cold as ever..colder than the ice at the earth pole... :'(

but still, whenever this problem is discussed, there are no real answers to solve the problem...new arguments will always come up and there will be new debate on it...so, when exactly will it end??? (hope someone can answer me)

so, at first, I always avoid from telling this problem to my bf...whenever he asked, I always give excuses and said there is nothing wrong...but I cannot deny it that I felt really bad to have him be treated very coldly...so, one day, I just figure out that I should and can share the problem with him...

so there start the explanation and confession of what really was going on and what was really wrong with me...and he was like lost in words and he just said that he loves me and we will try our best to make sure that this relationship is not taking the wrong path...huhu...so in the end we finally agreed to work hard together to take care this relationship well and always reminds each other...(I was so glad)

but then, a few days later, I found two things that freaked me out..one was a status at facebook and the other one is the tweet at twitter...here they are:

from facebook,

"According to research, those in arranged marriages – or who have had their partner chosen for them by a parent or matchmaker – tend to feel more in love as time grows, whereas those in regular marriages feel less in love over time.. "
(hidden identity)

from twitter,

"Don’t stay in a haram relationship with the intention of making it halal someday. Who promised you tomorrow? "
(hidden identity)

hence, because of these two I would say, quotes from someone, they really hits directly through my heart leaving a very huge hole on it...huhu...I am so sad and I shared what I found with my bf...so, he was at the same state with me and he was startled by it...he was speechless at the moment and suddenly he stop replying my message...

at first I thought that he was feeling bad or what, but suddenly his text message came in and as usual, he sent me words of comforts that allow me to agree and decide the resolution for the problem...here is a part of his message that I was really touched...

"...make it clear and put aside all the other unnecessary things...you remind me, I will remind you...what happen now, make it worth for the future...we pray to Allah, may Allah keep our hearts at the right path...and if we are going to be together, may we be blessed...but if not, may Allah separate us in a good way...if it turns out that He is testing us, be strong and remain, cause He knows whats best for both of us..."

sometimes, we can turn our destiny and fate the other way round...like playing monopoly, there will always be fate through out the whole round...and the fate itself is a probability that is still cannot be confirmed to be a certainty...what is certain is we will stop by at the fate box, but what fate card will we open up, nobody can tell...but the fate card that is fated for us, can always change depends on the arrangements of the cards when it is prepared...

so, be well and strong enough to view everything positively from every aspect of life...so that we will be satisfied and we will not be frustrated with our decision...

"there is no such thing as right decision...but we got to make the decision to be right...by doing the right things after choosing our decision..."

and 

"never afraid of feeling regret...cause there should be no regrets...if its good, then its awesome...it its bad, then its experience...learn from it well..."

that's all...gtg...someone's waiting for me...

Adios Amigos!!!

Saturday, December 17, 2011

127. Belajarlah wahai Hati


Assalamualaikum,

hehe, there was one day that I went to Shah Alam Section 14...because my younger sister was having some work there and we were planning on having our vacation at Kuala Lumpur...maybe with shoppings...hehe

anyway, on that day, I was able to meet with my boyfriend at the mall where my sister need to go to...and we met, eventhough for a while, it makes me really happy..

but, at night, we text and he was not really well...I was worried and suddenly I realised something...
during that day, I was left, not once, not twice but triple time...huhuhu

1. he left me after we met with the reason that he had group discussion but on his way back, the discussion was cancelled
2. he left me in the evening while we are messaging cause he wanted to sleep due to the headache that he was having
3. he left me while messaging me, again, at night after taking panadol because his headache was still not going away and he was in so much pain

so, only then I really felt the feelings of being left...and sometimes, I did doubt him because with the long distance separating us apart, he might be telling lies to me and was actually trying to avoid me...but anyway, I tried to keep my faith on him..

so, that night, I learnt something that I should realise...with our risky relationship that I can't still fully believe him, I should understand the possibility is still there for him to turn away from me and leave me..hope not..

*****

Belajarlah untuk kehilangan dia, andai dia bukan jodoh KAMU .
Belajarlah untuk tabah, andai dia pergi dari hidup KAMU .
Belajarlah untuk menerima hakikat, yang dia bukan milik KAMU
Belajarlah untuk berhenti mencintai dia, andai cinta dia bukan untuk KAMU

Dan kadang-kadang kita bodoh
Dengan mencintai orang yang meninggalkan kita
Tapi meninggalkan orang yang mencintai kita

Kita sibuk memandang pintu yang tertutup untuk kita
Sehinggakan kita tidak perasan pintu yang terbuka luas menanti kedatangan kita...

and That Is LIFE...

*****

but still, I will try not to be fooled not to be cheated and not to be hurt...
at the same time, I will try to believe in him to have faith in him and to trust him...

Monday, December 12, 2011

120. My...Best Companion

assalamualaikum...

hehe, well, actually yesterday night I was a bit emotional...I was talking with my boyfriend and everything seems  fine and right but there was something wring with my heart that it really feels like crying...

so, I started to cry without even knowing the reason why I cried in the first place...

but somehow, while I was crying badly...something crossed my mind and I said it to him...

"you know, to me, my best companion and true friend would be my tears...why? because every time I was sad or was down, and yet everyone turned their back on me, everyone left, my tears will always be there to accompany me each time and any time"

huhu...I was afraid that he might find out that I was sad, so, I covered it up with a silly question like...

"it is funny right?"

but he answered saying that ;

"it is not, its cool.."

haha...at that time I was laughing and thinking what the, but never mind, maybe he is being nice...
so, I replied back...

"owh, I see...my humor is not working on you"

and I was surprised to read his reply when he said,

"but you are not trying to make a joke right?"

so I was crying really badly and even worst...since now I think I already have 
TWO BEST COMPANION and I am actually glad that he understands me even though in such emotional moments and I was still trying to cover my sadness but he comforts me in a special way, like he usually does, and only him know how to do it well...

so, thank you for being by my side and I HATE YOU > (the opposite of it) hahaha...

Wednesday, December 7, 2011

119. Love and To be Loved



not everyone has the opportunity to get the chance of a mutual feelings...
sometimes, we just end up liking someone that actually likes someone else...
we get hurt, feel jealous and in pain...
but when there is no pain, there is no gain...

from the pain we felt, 
makes us little stronger,
to face the world tomorrow, 
to start to like someone else...
=)

Tuesday, November 15, 2011

114. Please Teach Me


haha...suddenly I start to miss and love my teacher so much...
hoping that they are always beside me and can even be with me in my dreams...
want to know why???
because I need them to teach me everything again...
since I will be having my semester exam this Friday...
huhuhu...


Sunday, November 13, 2011

110. Simply Ignorant

assalamualaikum...

hehe...here i have some tips on how to manage stress and avoid ourselves from being affected by their words of insults...it is better to keep quiet rather than to reply...be wise...

So, remain firm and patient when facing their insults and criticism. If you are wounded by their words and let them save an influence over you, you will have realized their hopes for them. Instead, forgive them by showing them the most beautiful of manners. Turn away from them and do not feel distressed by their schemes. Their disapproval of you only increases you in worth and merit.

Verily, you will not be able to silence them, but you will be able to bury their criticism by turning away from them and dismissing what they have to say...

Say : "Perish your rage"            (Qur'an, 3:119)

just simply ignore them...
and you will feel mush better instead of feeling depressed over what they have to say...

Fabulous Friends